“Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, Tut
wuri
handayani”
itulah semboyan yang sangat dekat dan akrab terdengar di dunia pendidikan yang
dilontarkan oleh salah satu tokoh penting Ki Hadjar Dewantara. Pahlawan tidak
selalu identik dengan mengangkat senjata dan berperang meski sebagian besar
penafsiran menyatakan bahwa pahlawan adalah orang yang membela negara melalui
medan perang. Ia merupakan salah satu pahlawan yang berjuang dalam meraih
kemerdekaan Indonesia dengan
cara yang berbeda yaitu melalui
ranah
pendidikan.
Pada saat masa penjajahan pemerintahan kolonial Belanda di
Indonesia, terdapat kenyataan bahwa hanya mereka keturunan Belanda dan
orang-orang kaya saja yang bisa memperoleh pendidikan, sedangkan rakyat pribumi
sengaja dibiarkan buta huruf dan tidak bisa mengenal pendidikan. Hal itu jelas dilakukan oleh
penjajah agar Indonesia dapat terus dikuasai. Namun, Ki Hadjar Dewantara
tidak menerima hal tersebut dan terus memperjuangkan hak seluruh masyarakat
Indonesia untuk memperoleh pendidikan.
Beliau
mendirikan Perguruan Taman Siswa yang merupakan sebuah tempat yang memberikan
kesempatan bagi penduduk pribumi biasa untuk dapat menikmati pendidikan yang
sama dengan orang-orang dari kasta yang lebih tinggi. Dengan mendirikan perguruan tersebut, Ki Hadjar
Dewantara telah membantu banyak masyarakat untuk berkembang menjadi lebih baik.
Jasa-jasa yang diberikan oleh beliau kepada negeri ini diberikan apresiasi oleh
negara. Akhirnya Indonesia pun menetapkan tanggal lahir Ki Hadjar Dewantara
sebagai hari pendidikan nasional.
Untuk membantu para pelajar
untuk mengingat dan lebih memahami makna dari hari pendidikan nasional,
biasanya sekolah-sekolah atau institusi pendidikan mengadakan upacara untuk
mengenang jasa para pahlawan yang berjuang bagi kemajuan dunia pendidikan
Indonesia. Dengan begitu, para pelajar diharapkan dapat mengingat perjuangan
para pahlawan pendidikan dan lebih menghargai serta memanfaatkan fasilitas
pendidikan yang ada saat ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya.
Disamping peran guru di
sekolah, peran orang tua juga sangat berpengaruh bagi perkembangan para pelajar
dan dunia pendidikan. Hal yang paling mudah adalah para orang tua diharapkan
dapat memberikan contoh yang baik tentang bagaimana berperilaku dengan
norma-norma dan pendidikan dasar. Orang tua juga diharapkan dapat membimbing anak-anaknya
dalam memahami pelajaran-pelajaran yang didapat baik dari sekolah maupun dari
lingkungan sekitarnya.
Perkembangan teknologi yang pesat memberikan pengaruh dalam berbagai
bidang termasuk bidang pendidikan. Pendidikan yang semula tidak rata pada setiap
daerah menjadi merata, penyebaran informasi menjadi sangat cepat sehingga dapat
diakses kapan saja dan dimana saja. Hal tersebut tentu saja menguntungkan dalam
dunia pendidikan, namun perkembangan teknologi juga memiliki kekurangan. Akses
internet dan informasi yang bebas dan luas membuat banyak berita-berita atau
info yang negatif dan tidak benar juga banyak beredar. Maka dari itu kita
sebagai pelajar harus pintar-pintar dalam menyeleksi informasi untuk
dipelajari. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus mempelajari sesuatu dengan cerdas agar tidak
mengecewakan pahlawan pendidikan Indonesia.
Comments
Post a Comment