Terpaan debu dan asap yang tebal, serta teriknya
sinar matahari tak pernah meruntuhkan semangat Ratna (26) untuk pergi bekerja
setiap harinya. Ibu dari 2 anak ini merupakan seorang perantau dari Brebes yang
gigih dan giat bekerja demi sesuap nasi ditengah kerasnya hidup di Jakarta.
Wanita berkulit sawo matang ini sempat membuka usaha
toko sembako saat masih tinggal di Brebes. Saat itu, kehidupan belum terasa
begitu sulit baginya. Seiring berjalannya waktu, usahanya kian menurun karena
bukannya untung yang didapat melainkan kerugian yang cukup besar. Banyaknya tetangga
serta warga yang berhutang membuat Ratna tidak memiliki jalan lain selain
menutup usahanya tersebut. Getirnya kehidupan pun mulai masuk dan terasa dalam
hidupnya.
Dengan membulatkan tekadnya, pada akhirnya wanita
paruh baya ini pun berangkat ke Jakarta bermodalkan uang yang pas-pasan. Mencari
pekerjaan di Jakarta bukanlah sesuatu yang mudah, hal tersebut juga dirasakan
oleh Ratna. Pada mulanya ia mulai bekerja pada suatu kantin di Jakarta, namun
setelah diperhitungkan ternyata gaji Rp 20.000 sehari tidaklah cukup untuk
menopang hidupnya di ibu kota ini.
Setelah berhenti dari pekerjaan di kantin
sebelumnya, ia pun mendapat pekerjaan baru sebagai penjual jagung rebus dan es
krim pada salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Gaji yang diperoleh pun
dinilai jauh lebih baik daripada di tempat sebelumnya. Selama bekerja di
kantin universitas, wanita yang mengontrak di Kemayoran ini mengaku terkejut dengan
gaya hidup serta cara bicara para mahasiswa yang dinilai cukup kasar.
Ekspektasi Ratna tentang mahasiswa berbanding
terbalik dengan realita yang ia jumpai. Ada rasa takut yang mengganjal di dalam
hati Ratna. Takut jika anaknya kelak akan meniru perilaku tersebut. Perilaku yang
kasar dan gaya hidup yang hedon membuat ia berharap agar anaknya dapat
menghindari perilaku tersebut “Boleh melihat ke atas, tetapi janganlah lupa
untuk menengok ke bawah”, itulah sepenggal pesan yang ingin disampaikan oleh
Ratna kepada para mahasiswa di Jakarta.
Sosok Ratna dapat menjadi teladan bagi kita semua. Sikapnya
yang gigih, giat, dan pantang menyerah harus kita tiru demi masa depan yang
lebih baik.
Comments
Post a Comment