Skip to main content

Advertorial


Advertorial adalah bentuk periklanan yang disajikan dengan gaya bahasa jurnalistik. Advertorial berasal dari dua kata dalam bahasa Inggris Advertising dan Editorial. Periklanan (advertising) adalah penyajian materi secara persuasif kepada publik melalui media massa dengan tujuan untuk mempromosikan barang atau jasa. Editorial adalah pernyataan tentang opini yang merupakan sikap resmi dari redaksi.
Berikut adalah beberapa jenis advertorial:
  1. Advertorial produk. Dalam penulisannya, membahas mengenai produk-produk apa saja yang ingin disajikan ke masyarakat.
  2. Advertorial jasa. Dalam penulisannya, menyajikan jasa yang ditawarkan pada khalayak.
  3. Advertorial korporat (perusahaan). Dalam penulisannya, membahas mengenai keberadaan dan kegiatan suatu perusahaan atau instansi yang bersangkutan.
  4. Advertorial pemerintahan. Dalam penulisannya, membahas mengenai kegiatan di bidang pemerintahan atau potensi suatu daerah.
Berikut ini merupakan contoh-contoh advertorial
·         Advertorial Produk
Hari Ini, Diskon s/d 50% Untuk Semua Produk Fashion Branded Ternama, Baju Muslim, Kosmetik, dan Parfum
Jakarta - Tidak sedikit orang yang menunggu hingga akhir tahun untuk mendapatkan promo spesial seperti promo clearance sale untuk membeli produk-produk branded ternama dengan harga terjangkau. Tetapi, sekarang Anda tidak perlu lagi menunggu hingga akhir tahun karena Pesta Cashback Nasional dari ShopBack masih berlanjut, dan khusus hari ini ShopBack memberikan promo spesial fashion dan lifestyle dari brand-brand ternama. Promo ini hanya diadakan satu tahun sekali oleh ShopBack.
Khusus hari ini 27 September 2016, Anda bisa mendapatkan promo diskon dan cashback hingga 50% untuk semua produk fashion, kosmetik, dan parfum seperti produk-produk branded fashion ternama MAP di MAP Emall, Zalora, Berrybenka, dan e-commerce fashion lainnya. Selain itu ada voucher eksklusif Diskon 50% untuk pembelian baju muslim di Muslimarket (tanpa minimum pembelian).

·         Advertorial Jasa

Ini Dia, Solusi bagi Anda yang Sering Mengejar KRL Commuter Line!

Apakah Anda pengguna KRL Commuter Line? Jika iya, tentu Anda sering merasa terburu-buru ketika menuju stasiun karena takut ketinggalan kereta. Apalagi bagi yang melakukan transit di beberapa stasiun.
Anda merasa harus menjadi penumpang pertama yang turun, lalu berlari mengejar kereta di jalur lain, dan berebutan tempat duduk dengan penumpang lain. Hal tersebut tentu melelahkan dan sangat menguras tenaga.
Oleh sebab itu, PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) kini menyediakan aplikasi KRL Access. Aplikasi yang merupakan penyempurnaan dari aplikasi Info KRL ini akan membantu penumpang untuk mengetahui posisi terkini dari KRL yang akan melintas di stasiun. 
Fitur utama dari aplikasi KRL Access adalah menu Train Position, yaitu para pengguna bisa mendapatkan informasi posisi real time dari KRL yang ingin digunakan. Posisi kereta dapat diketahui berdasarkan stasiun tempat pengguna akan naik KRL. 
Fitur yang membedakan KRL Access dengan versi sebelumnya adalah kemampuan menyatukan informasi terkait posisi real time dan jadwal perjalanan KRL dengan informasi dari akun sosial media resmi PT KCJ. Di dalam aplikasi ini, pengguna dapat langsung mengetahui informasi terbaru dari media sosial KCJ seperti Twitter, Facebook, dan Instagram.
Tak hanya itu, pengguna juga akan mendapatkan notifikasi langsung di gawainya saat ada informasi penting, seperti kebijakan baru dari KCJ, kondisi lintas, bahkan info gangguan perjalanan. Untuk mendapatkan notifikasi ini, Anda perlu melakukan registrasi terlebih dahulu dengan memasukkan alamat e-mail di menu KCJ News.
Nah, jika ingin menyampaikan informasi ataupun keluhan, KRL Access juga menyediakan menu khusus bagi pengguna untuk berinteraksi langsung dengan PT KCJ melalui surat elektronik.
Tunggu apalagi, segera unduh aplikasi KRL Access di Play Store dan App Store untuk kenyamanan menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek. Jadi, sekarang tak perlu lagi khawatir ketinggalan kereta, kan? (Adv)

·         Advertorial Korporat

Telkom Membantu Pelanggan Agar Tidak Dirugikan Netflix

Setelah minggu lalu terjadi fenomena yang sangat jarang terjadi di Indonesia yaitu pemblokiran sementara yang dilakukan oleh Telkom terhadap layanan streaming dari perusahaan Amerika, Netflix dan berakibat pada penurunan tajam saham perusahaan tersebut maka pada minggu ini Telkom membuka kembali akses ke situs Netflix.
Pembukaan blokir situs Netflix yang dilakukan oleh Telkom hanya diterapkan kepada laman informasi dan layanan pelanggan saja. Sedangkan untuk layanan streaming tetap diblokir. Menurut Agus Winarno, VP Consumer Relationship Management, pembukaan blokir Netflix ini dimaksudkan untuk melindungi hak konsumen. Dengan dibukanya blokir laman layanan pelanggan, maka pelanggan IndiHome yang sudah registrasi paket layanan Netflix mempunyai kesempatan untuk membatalkan paket langganan tersebut. Untuk sementara pembukaan blokir ini tidak dilakukan untuk akses menggunakan wifi.id.
Seperti kita ketahui untuk dapat menikmati layanan Netflix, pelanggan harus melakukan registrasi dengan memilih paket dan memasukkan data kartu kredit yang akan digunakan untuk membayar biaya berlangganan. Karena masih dalam masa promo, maka pada bulan Januari sampai dengan 5 Februari 2016, layanan Netflix masih gratis, sehingga pelanggan tidak dikenakan biaya. Tetapi bila paket langganan tidak dibatalkan, maka pada tanggal 6 Februari 2016 Netflix akan melakukan penarikan biaya berlangganan pada kartu kredit yang telah didaftarkan.
Untuk melakukan pembatalan paket langganan, pelanggan dapat langsung akses ke menu Cancel Plan "https://www.netflix.com/CancelPlan". Pada laman tersebut, pelanggan akan diminta konfirmasi mengenai pembatalan paket langganan yang dipilih. Setelah konfirmasi pembatalan, pada tanggal 6 Februari 2016 Netflix tidak akan mengenakan biaya pada kartu kredit yang telah didaftarkan. Proses pembatalan paket layanan ini sangat penting agar pelanggan tidak dirugikan. Oleh karena itu tim teknis Telkom akan mengawal proses tersebut, agar pelanggan bisa dengan lancar melakukan pembatalan paket layanan Netflix sebelum tanggal 6 Februari 2016.
Untuk lebih meningkatkan kepuasan pelanggan dalam menikmati layanan video streaming, maka saat ini ini TELKOM sedang mengembangkan platform hybrid OTT. Layanan ini direncanakan akan diimplementasikan pada semester dua, tahun 2016 ini. Menurut VP Consumer Marketing and Sales, Jemy Confido, paid streaming / streaming berbayar Video On Demand seperti Netflix, iFlix, CatchPlay dan HOOQ disamping free streaming seperti YouTube bisa berada pada platform Telkom di samping layanan UseeTV yang sudah ada. Sehingga pelanggan bisa menikmati UseeTV yang merupakan layanan TV interaktif dari IndiHome serta beragam OTT content sekaligus. "Semua content yang ada di platform Telkom tidak akan dikenakan FUP seperti halnya UseeTV sekarang tidak dikenakan FUP", jelas Jemy. Pengembangan platform ini sekaligus menghemat bandwidth ke luar negeri dan meningkatkan trafik Internet di dalam negeri. (Adv)

·         Advertorial Pemerintahan

Pancasila Menyusut, Terorisme Tumbuh Subur

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan terus menyoroti penyusutan Pancasila dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Ia menilai Pancasila semakin terpinggirkan. Nilai-nilai Pancasila tak lagi jadi pedoman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Buktinya, kata Zulkifli, radikalisme berkembang pesat. Aksi terorisme juga tumbuh subur. Selain itu, praktik korupsi terus terjadi di mana-mana. Hal tersebut ia nyatakan saat memberi sambutan pada acara Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Kewaspadaan Nasional, di Cirebon, Jawa Barat, Kamis (29/9/2016).
Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Kewaspadaan Nasional tersebut mengangkat tema Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme Guna Meningkatkan Kewaspadaan Dini Masyarakat dalam Rangka Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa. Acara tersebut dibuka Oleh Menkopolhukam Wiranto, dan dihadiri berbagai kalangan masyarakat.
Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila semakin jauh dari kenyataan. Zulkifli menyebutkan, penelitian tersebut menemukan bahwa 99,4 persen masyarakat menilai sila keempat, mengenai musyawarah untuk mufakat, saat ini semakin susah ditemukan. Hanya 1,6 persen anggota masyarakat yang menyatakan pelaksanaan musyawarah untuk mufakat masih berjalan.
Sama halnya dengan sila kelima, yakni keadilan sosial bagi rakyat Indonesia. Penelitian itu menyebutkan sebanyak 96 persen responden menilai peran negara dalam mewujudkan sila kelima semakin lemah. Meski begitu, masih ada 4 persen masyarakat yang menganggap peran negara untuk keadilan sosial kuat.
Penelitian tersebut menjadi bukti, keberadaan Pancasila semakin tidak diindahkan. Masyarat hafal kelima sila, tetapi tak menjalankannya dalam keseharian hidup.
"Karena itu kita harus menguatkan sosialisasi empat pilar MPR, dan jangan menyerahkan tugas tersebut hanya  kepada MPR saja. Harusnya kita melakukan sosialisasi seperti zaman orde baru. Dilakukan secara bersama-sama, dan ditopang oleh lembaga khusus yang bertugas melaksanakan sosialisasi", kata Zulkifli.

Comments

Popular posts from this blog

Feature How To Do It

Feature adalah tulisan hasil reportase (peliputan) mengenai suatu objek atau peristiwa yang bersifat memberikan informasi, mendidik, menghibur, meyakinkan, serta menggugah simpati atau empati pembaca. (LeSPI, 1999-2000). Sisi-sisi kemanusiaan atau human interest merupakan aspek yang paling dominan dalam sebuah produk tulisan feature . Pengertian  feature yang demikian sebetulnya tidaklah begitu saklek karena masing-masing penulis memiliki arti tersendiri. Dalam penulisan  feature , kehendak, opini atau subyektifitas pandangan penulis sangat mungkin untuk dimasukan, meskipun tidak secara mencolok. Opini itu tersamar dalam pelukisan suasana, penggunaan contoh-contoh, serta penyertaan narasumber pilihan yang dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya. Feature memiliki banyak jenis, salah satu jenis feature adalah feature petunjuk praktis (tips), disebut juga how-to-do feature , ialah feature yang menjelaskan tentang bagaimana suatu perbuatan atau aktifitas dilakukan. Mis...

Feature Profile: Semangat Sang Perantau

Terpaan debu dan asap yang tebal, serta teriknya sinar matahari tak pernah meruntuhkan semangat Ratna (26) untuk pergi bekerja setiap harinya. Ibu dari 2 anak ini merupakan seorang perantau dari Brebes yang gigih dan giat bekerja demi sesuap nasi ditengah kerasnya hidup di Jakarta. Wanita berkulit sawo matang ini sempat membuka usaha toko sembako saat masih tinggal di Brebes. Saat itu, kehidupan belum terasa begitu sulit baginya. Seiring berjalannya waktu, usahanya kian menurun karena bukannya untung yang didapat melainkan kerugian yang cukup besar. Banyaknya tetangga serta warga yang berhutang membuat Ratna tidak memiliki jalan lain selain menutup usahanya tersebut. Getirnya kehidupan pun mulai masuk dan terasa dalam hidupnya. Dengan membulatkan tekadnya, pada akhirnya wanita paruh baya ini pun berangkat ke Jakarta bermodalkan uang yang pas-pasan. Mencari pekerjaan di Jakarta bukanlah sesuatu yang mudah, hal tersebut juga dirasakan oleh Ratna. Pada mulanya ia mulai bekerja...

Ciri-ciri produk jurnalistik

Ciri-ciri straight news : ·          Strukturnya piramida terbalik (mengandung 5W+1H pada paragraf awalnya) ·          Beritanya aktual (terbaru) ·          Terdapat dateline atau tempat kejadian peristiwa ·          Judul berita mudah dicerna atau dipahami dan menimbulkan ledakan atau pertanyaan Ciri-ciri feature : ·            Mengandung kalimat berbunga-bunga ·          Mengandung sisi human interest ·          Bersifat menghibur, menggugah simpati, mendidik, dan lain sebagainya Ciri-ciri tajuk rencana: ·          Berisi opini redaksi tentang peristiwa yang sedang hangat dibicarakan ·          Bi...